"Mengurangi ukuran sebuah file tanpa mengurangi kualitas file tersebut". Kira-kira aplikasi semacam itulah yang aku cari-cari. Setelah googling, akhirnya nemu juga istilah Lossless Compression Tool. Jadi itu artinya sebuah tool yang bertugas mengkompresi file tanpa mengurangi kualitasnya sedikitpun (lossless). Dari sekian banyak tool yang berkeliaran, aku cukup tertarik untuk mencoba aplikasi open source File Optimizer.. 

File Optimizer ini sendiri adalah aplikasi lossless compression bikinan seorang developer yang aku temuin di SourceForge. Tampilannya aplikasinya kira-kira seperti ini : 

File Optimizer Lossless Compression Tool

Cara kerjanya pun sangat sederhana.. Kita cuma perlu mendrag file yang kita inginkan ke aplikasi ini, lalu klik tombol "Optimize All Files" yang ada diatas itu. Format File yang diterima FileOptimizer inipun cukup banyak.. Yaitu semua format gambar (jpg, png, bmp, gif, ...), semua format dokumen (pdf, doc, xls, ....), format musik seperti MP3, dan masih banyak lagi.. 

Dalam kasus kompresi file gambar, kalau kompress file gambar pakai photoshop atau editor gambar lainnya sih ya bisa-bisa aja.. Ukuran filenya pun juga akan jadi sangat kecil.. Tapi kalau dizoom pasti keliatan banget kualitas murahannya.. Liat di contoh deh..

Perbandingan Kualitas Hi dan Low

 

Berbeda kalau kita menggunakan File Optimizer, perubahan ukuran file memang kadang nggak terlalu banyak, akan tetapi perubahan kualitas sama sekali nggak akan terjadi. Sehingga ini cocok jika kita ingin mengupload file dengan kualitas yang sama ke internet..

Sebagai uji coba, saya mencoba mengoptimasi beberapa file dengan format yang berbeda-beda. Ada file PDF, MP3, JPG, DOC, dan ZIP.. Hasilnya seperti gambar dibawah ini : 

Hasil Penggunaan FileOptimizer

Seperti yang kita lihat, dari sekian banyak file yang saya coba kompres, perubahan ukurannya memang nggak terlalu signifikan (secara, file-file tsb kebanyakan gw donlot dari internet.. biasanya file dari internet banyak yang udah dikompres duluan dari pihak uploadernya). Ada file PDF yang awalnya 3,2MB setelah dikompress jadi 2,8MB,, ada file JPG yang 85KB dikompress jadi 53KB, tapi ada juga file yang nggak berubah ukurannya (yang ada label 100% itu artinya nggak berubah sama sekali). 

 

Kesimpulannya, aplikasi open source seperti File Optimizer ini bukan pilihan yang buruk untuk kita yang ingin memiliki file yang sama dengan ukuran yang sedikit lebih kecil. Persentase kompresinya kadang-kadang nggak terlalu besar, kadang juga cukup signifikan. Seenggaknya aku masih lebih suka pakai aplikasi semacam ini daripada mengurangi kualitas file sekalipun ukurannya memang akan jauh lebih kecil. Buat yang minat, kalian bisa mendownload aplikasi ini gratis di http://sourceforge.net/projects/nikkhokkho/files/FileOptimizer/7.30.1206/