Tips Bijak Menghadapi Ransomware WannaCry

Share This Page

Hari ini (Senin 15 Mei 2017) hampir seluruh dunia sedang panik karena serangan ransomware yang tiba-tiba ngebooming. Ransomware tersebut bernama "WannaCry". Mungkin aja yang kena virus ini jadi wanna cry beneran.. Mendengar berita ini, aku secara pribadi nggak mau terlalu panik yang sampai heboh banget cuma gara-gara denger rumah sakit besar di Indonesia pun kena malware ini. Tapi di satu sisi aku juga nggak mau terlalu menganggap remeh, sampai-sampai beneran kejadian di komputerku sendiri gara-gara kelalaianku sendiri.

 

Kenapa kita nggak perlu terlalu panik?

Konsep Ransomware di komputer sebenarnya sudah beredar sangat lama, kira-kira sejak tahun 1989. Pada umumnya, malware atau virus apapun termasuk kategori ransomware ini nggak akan datang ke komputer kita kalau kita menggunakan dengan hati-hati. Misalnya,

  • Jangan download attachment email sembarangan dari orang tidak dikenal
  • Jangan download file di website abal-abal / non-resmi
  • Jangan klik link / iklan sembarangan

Bisa dibilang, dengan selalu ingat akan 3 hal penting diatas saja kita sudah beberapa langkah lebih aman dari malware yang tidak kita inginkan termasuk ransomware.

 

Kenapa kita nggak boleh menganggap remeh?

Harus diakui kalau serangan Ransomware WannaCry kali ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah penyebaran ransomware. Rumah sakit yang harusnya punya sistem keamanan yang cukup baik saja bisa banyak kena, apalagi komputer kita yang windows aja masih bajakan *ups*?

Salah satu alasan lainnya adalah metode penyebaran Wanna Cry. Secara umum penyebaran malware itu bisa dibagi jadi 2 cara utama, yaitu : 

  • Penyebaran massal : menyebarkan malware secara luas, biasanya melalui iklan, attachment email, atau bait click. Jadi siapapun yang klik link tersebut langsung jadi korbannya. Kita sebagai pengguna biasa sangat bisa kena di bagian ini.
  • Penyebaran spesifik : menyebarkan malware dengan target yang sudah ditentukan. Dengan perusahaan besar yang biasanya lebih ditargetkan. Penyebaran spesifik ini artinya sang hacker akan berperang langsung dengan sistem keamanan target. Kalau hackernya yang lebih jago, ya perusahaannya yang kalah.. 

Nah, WannaCry ini ternyata menggunakan 2 metode itu sekaligus.. Dia bisa menyerang secara massal, dimana kalau kita sembarangan browsing bisa kena, dan juga bisa menyerang secara spesifik di komputer tertentu yang terhubung dengan internet. Sekalipun kemungkinan kecil kalau komputer kita sendiri diserang secara spesifik, nggak ada salahnya kita segera mengamankan komputer kita kan?

 

Mengamankan Komputer dari Ransomware

Jadi langkah bijaknya adalah, jangan terlalu panik, dan jangan menganggap remeh juga. Better save than sorry~ Diambil dari Guideline Ransomware dari Microsoft, berikut ini adalah petunjuk pengamanan komputer kita dari ransomware WannaCry..

  • Be careful to click on harmful links in your emails. (Hati-hati dalam meng-klik link yang terdapat di email kita)
  • Be wary of visiting unsafe or unreliable sites. (Waspada dalam mengunjungi website abal-abal yang belum terjamin keamanannya)
  • Never click on a link that you do not trust on a web page or access to Facebook or messaging applications such as WatSab and other applications. (Jangan pernah klik link yang kita nggak kenal, atau link yang mengarah ke website tidak jelas di website maupun Facebook, atau aplikasi lainnya)
  • If you receive a message from your friend with a link, ask him before opening the link to confirm, infected machines send random messages with links. (Kalau kita menerima pesan dari teman kita dalam bentuk link, sebaiknya ditanyakan dulu ke orang yang bersangkutan sebelum menekan link tersebut. Biasanya orang/perangkat yang sudah kena virus mengirimkan pesan secara otomatis untuk menyebarkan kembali)
  • Keep your files backed up regularly and periodically. (Backup file-file kita secara berkala)
  • Be aware of fraudulent e-mail messages that use names similar to popular services such as PayePal instead of PayPal or use popular service names without commas or excessive characters. (Hati-hati dengan email dari pengirim palsu yang menggunakan nama yang mirip seperti service populer. Misalnya harusnya PayPal menjadi PayePal, KlikBCA jadi KlikBACA, dsb.. )
  • use anti virus and Always be updated. (Menggunakan antivirus yang selalu diupdate.)
  • use Windows Update to update windows to close the gap. (Menggunakan windows update untuk menutup celah keamanan yang terdeteksi - yang pake windows bajakan sih selamat gigit jari aja ya..)

Dan yang terakhir, file patch untuk tambal keamanan WannaCry ini dapat kita download di https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx, Silakan download sesuai dengan versi Windows kita. Semoga komputer kita nggak kena malware WannaCry ini ya..

Share This Page

Share Your Comment Here